Steam Larang Spin-off Agony Succubus VR dari Platformnya

post-thumb

Spin-off penderitaan Succubus VR telah dilarang dari Steam

Dalam sebuah langkah yang mengejutkan, platform game Steam telah melarang game spin-off yang sangat dinanti-nantikan, Succubus VR, dari platformnya. Game yang dikembangkan sebagai pendamping game horor populer Agony ini telah menghasilkan banyak buzz di kalangan gamer karena pengalaman virtual reality yang unik dan visual yang menawan.

Daftar Isi

Succubus VR berlatarkan dunia yang gelap dan berliku-liku di mana para pemain berperan sebagai succubus iblis yang sedang dalam perjalanan untuk membalas dendam. Gim ini menawarkan pengalaman mendebarkan dan imersif yang mendorong batas-batas yang dapat dicapai oleh gim realitas virtual. Namun, keputusan Steam untuk melarang game tersebut membuat banyak penggemar kecewa dan frustrasi.

Pelarangan ini mengejutkan banyak orang, karena Steam dikenal sebagai platform terbuka yang memungkinkan berbagai macam game, termasuk game dengan konten dewasa. Namun, pelarangan ini mungkin disebabkan oleh konten eksplisit game tersebut, yang meliputi adegan kekerasan, konten seksual, dan gambar grafis. Tidak jelas apakah keputusan Steam ini bersifat permanen atau ada kemungkinan larangan tersebut akan dicabut di masa depan.

Larangan ini telah memicu perdebatan di antara para gamer dan profesional industri tentang peran sensor dalam industri game dan batas-batas ekspresi artistik. Beberapa orang berpendapat bahwa perlu ada peraturan untuk melindungi pemain dari konten yang berpotensi berbahaya atau menyinggung, sementara yang lain percaya bahwa sensor menghambat kreativitas dan membatasi kebebasan berekspresi.

Steam Melarang Spin-off Agony Succubus VR dari Platformnya

Platform distribusi digital milik Valve, Steam, telah melarang game spin-off VR yang akan datang, Succubus VR, dari platformnya. Game ini merupakan spin-off dari game horor kontroversial Agony yang dirilis pada tahun 2018 lalu.

Succubus VR dikembangkan oleh Madmind Studio, studio yang sama di balik Agony. Ini adalah pengalaman horor imersif yang membawa pemain dalam perjalanan melalui neraka sebagai iblis wanita yang menggoda. Gim ini menampilkan konten seksual eksplisit dan kekerasan yang intens, yang telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan komunitas gim.

Keputusan Steam untuk melarang Succubus VR muncul setelah beberapa kontroversi seputar Madmind Studio dan game sebelumnya, Agony. Agony mendapat reaksi keras karena kekerasannya yang ekstrem, konten seksual yang vulgar, dan gambar-gambar yang mengganggu. Game ini disensor secara ketat saat dirilis, dan pengembang menghadapi kritik karena mempromosikan pelecehan anak dan kekerasan terhadap perempuan dalam materi pemasarannya.

Dalam sebuah pernyataan, Valve menjelaskan bahwa Succubus VR melanggar kebijakan kontennya, yang melarang “materi seksual atau pornografi secara terang-terangan.” Perusahaan menyatakan bahwa mereka tidak akan mengizinkan game yang menampilkan konten seksual eksplisit di platformnya.

Madmind Studio telah menyatakan kekecewaannya terhadap keputusan Steam, dengan alasan bahwa game tersebut berada dalam batas-batas ekspresi artistik dan bahwa pelarangan tersebut merupakan bentuk penyensoran. Studio ini telah menghadapi reaksi keras di masa lalu karena pilihan kreatifnya yang kontroversial dan dituduh menggunakan nilai kejutan untuk mendapatkan perhatian.

Meskipun Succubus VR tidak akan tersedia di Steam, game ini saat ini direncanakan untuk dirilis di platform lain. Pelarangan ini telah memicu perdebatan di dalam komunitas game mengenai peran sensor dan batas-batas kebebasan artistik dalam video game.

Ketika industri game terus bergulat dengan masalah moderasi konten, larangan ini menimbulkan pertanyaan penting tentang peran platform seperti Steam dalam mengatur dan mengkurasi konten game. Masih harus dilihat apakah platform lain akan mengikuti langkah Steam dalam melarang Succubus VR atau apakah game tersebut akan menemukan kesuksesan di luar ekosistem Steam.

Baca Juga: Pelajari Cara Streaming Mobile Legends Di Twitch Panduan Terbaik

Apa yang terjadi?

Dalam sebuah langkah yang tidak terduga, Steam baru-baru ini melarang game spin-off VR, Succubus VR, dari platformnya. Keputusan ini mengejutkan banyak gamer dan pengembang, karena game ini telah tersedia untuk dibeli dan diunduh di Steam dalam waktu yang singkat sebelum akhirnya dihapus.

Succubus VR adalah spin-off dari game Agony yang populer, yang dikenal dengan temanya yang gelap dan dewasa. Gim ini menempatkan pemain dalam peran sebagai succubus, iblis wanita yang menggoda dan memanipulasi korbannya. Versi VR dari Succubus menjanjikan pengalaman yang imersif dan intens yang mendorong batas-batas permainan tradisional.

Keputusan Steam untuk melarang Succubus VR menimbulkan pertanyaan tentang kebijakan konten platform dan apa yang dianggap pantas atau tidak pantas. Meskipun Steam memiliki pedoman mengenai konten dewasa, tidak jelas kriteria spesifik apa yang dilanggar oleh game tersebut.

Larangan ini telah memicu perdebatan di dalam komunitas game tentang sensor dan peran platform dalam mengatur konten. Beberapa orang berpendapat bahwa Steam memiliki hak untuk menentukan apa yang pantas untuk platformnya, sementara yang lain percaya bahwa keputusan semacam itu membatasi kebebasan artistik dan menghambat ekspresi kreatif.

Baca Juga: Temukan Kegunaan Batu Kecubung di Minecraft Mineguides

Hingga saat ini, pengembang Succubus VR belum memberikan pernyataan resmi mengenai pelarangan tersebut. Masih harus dilihat apakah ada perubahan yang akan dilakukan pada game tersebut untuk memenuhi pedoman konten Steam atau apakah pengembang akan mencari platform distribusi alternatif.

Mengapa Steam melarang Succubus VR?

Steam baru-baru ini melarang game VR Succubus dari platformnya, menyebabkan kehebohan di komunitas game. Ada beberapa alasan di balik pelarangan ini:

  • Kekerasan dan Gore: Succubus mengandung kekerasan yang intens, gore, dan konten dewasa, yang bertentangan dengan kebijakan Steam tentang konten yang dapat diterima. *** Konten Seksual Eksplisit:** Game ini menampilkan konten seksual eksplisit, termasuk ketelanjangan dan kekerasan seksual. Steam memiliki pedoman ketat terkait konten seksual, dan Succubus melanggar pedoman tersebut.
  • Tema ofensif: Succubus mengeksplorasi tema-tema yang berkaitan dengan agama, entitas setan, dan hal-hal yang kontroversial. Steam bertujuan untuk menjaga lingkungan yang saling menghormati dan inklusif, dan konten game tersebut dianggap ofensif oleh platform. Kurangnya Moderasi: Pengembang Succubus gagal memoderasi game mereka secara efektif, sehingga memungkinkan konten buatan pengguna yang menyinggung dan tidak pantas untuk dibagikan di dalam game. Steam mengharuskan pengembang untuk memiliki sistem moderasi yang tepat untuk memastikan pengalaman yang aman dan menyenangkan bagi semua pengguna. Pembatasan Penonton: Succubus dirilis tanpa batasan usia, sehingga dapat diakses oleh pengguna dari segala usia. Mengingat konten dewasa dan eksplisit yang ada di dalam game, Steam menganggap perlu untuk melarangnya untuk melindungi pengguna yang lebih muda agar tidak mengakses materi yang tidak pantas.

Karena pelanggaran kebijakan dan pedoman Steam ini, Succubus VR dilarang dari platform. Steam berkomitmen untuk menjaga lingkungan yang aman dan saling menghormati bagi semua pengguna, dan pelarangan tersebut merupakan langkah yang diperlukan untuk menegakkan standar ini.

FAQ:

Mengapa Steam melarang Agony Spin-off Succubus VR?

Steam melarang Agony Spin-off Succubus VR karena konten seksual eksplisit yang melanggar pedoman mereka.

Apa itu Agony Spin-off Succubus VR?

Agony Spin-off Succubus VR adalah game realitas virtual yang merupakan spin-off dari game horor kontroversial Agony. Game ini menampilkan konten seksual eksplisit dan memungkinkan pemain untuk berperan sebagai iblis wanita.

Apakah ada peringatan atau pemberitahuan yang diberikan sebelum pelarangan?

Ya, ada peringatan yang diberikan sebelum pelarangan. Steam memberi tahu pengembang Agony Spin-off Succubus VR tentang konten seksual eksplisit dan meminta mereka untuk membuat perubahan agar sesuai dengan pedoman mereka. Namun, para pengembang tidak melakukan perubahan yang diperlukan, yang mengakibatkan pelarangan tersebut.

Apakah pelarangan tersebut mengejutkan para pengembang Agony Spin-off Succubus VR?

Tidak jelas apakah larangan tersebut mengejutkan para pengembang Agony Spin-off Succubus VR. Namun, mereka menyadari adanya konten seksual eksplisit dalam game dan peringatan dari Steam, jadi mereka seharusnya sudah siap dengan kemungkinan pelarangan.

Apakah ini pertama kalinya Steam melarang sebuah game karena konten seksual yang eksplisit?

Tidak, ini bukan pertama kalinya Steam melarang sebuah game karena konten seksual yang eksplisit. Steam memiliki kebijakan konten yang ketat dan sebelumnya telah melarang game lain yang melanggar pedoman mereka.

Apakah ada platform alternatif di mana Agony Spin-off Succubus VR dapat diunduh?

Ya, ada platform alternatif di mana Agony Spin-off Succubus VR dapat diunduh. Pengembang telah mengumumkan bahwa game ini akan tersedia di platform lain, seperti GOG.com.

Lihat Juga:

comments powered by Disqus

Anda mungkin juga menyukai